Bintang
Untuk Tika
Bintang kelihatan terburu-buru keluar dalam kelas , sehabis
pelajaran usai , ia pun tak lagi sempat berbincang-bincang dengan teman nya ,
dengan langkah cepat dan sedikit berlari -lari kecil ,meninggalkan teman- teman
nya .
teman- temanya pun pada heran ,
“Bin, buru-buru amat , gk ikut ngumpul rumah Tia nech ,???(
teriak Ewin salah satu dari teman nya Bintang )
“Maaf, win udah telatttt gk bias ikutan , sahut Bintang dari
kejauhan
*****

Bintang pun berlalu meninggalkan sahabat nya,
Sehabis pulang sekolah , Bintang harus memenuhi kewajibannya
sebagai seorang operator salah satu warnet , tapi untuk hari ini ia telat soal
nya tiba – tiba ada pelajaran tambahan dari salah satu mata pelajaran, dan hal
itu juga yang buat dia terburu-buru.
Bintang pun menarik nafas lega karena hanya telat 15 menit,
dari jam masuk ia bekerja,
“Mas maaf telat nech, tadi mendadak di sekolah ada pelajaran
tambahan ,
“owh iya bin ,tidak apa-apa,
“Terima kasih mas , aku gnti baju dulu mas,
Bintang setiap pulang sekolah , memang menghabiskan waktu
nya untuk bekerja di salah satu warnet sampai jam 20.00 malam, kecuali hari
libur , biasanya dari jam 08.00 pagi sampai jam 17.00 sore . Lagi pula ia
memang anak yang mandiri, tidak mau bergantung sama orang tua.
Agus, yang biasa bintang panggil dengan sebutan “mas” ,
adalah pemilik Warnet , dan Mas Agus menganggap Bintang itu sudah seperti
saudaranya sendiri.
“Bin, lain kali kalo kamu gak sempat jaga bilang aja,
Jangan di paksain , boleh kerja tapi sekolah tetep yang
utama,
“oh ya, klo mo mkan ambil ajja di dapur gk usah sungkan,
anggap aja rumah sendiri
Mas pergi dlu yach ada urusan,
“terima kasih mas, sahut bintang .
****

Bintang pun melanjutkan pekerjaan, selain Game online, tempat kerja bintang juga menerima jasa pengetikan,
“Akhirnya , selesai juga pekerjaan ku, Gumam bintang dalam hati
“Saat nya fb-an , tersenyum girang.
Itulah Bintang tiada hari tanpa fb (facebook), gk di warnet, gk d rumah, OL terus, sampai2 sahabat nya mnyebut nya “si Ratu Online”
Bintang pun mulai membuka fb nya , di lihat nya ada satu permintaan pertemanan
Seorang cewek, pake jilbab, nama nya Tika Amanda , Bintang pun mengkonfirmasi nya
Tidak lupa juga Bintang menulis di wall Tika sekedar ucapan terima kasih.
“thanks yach udah add, salam kenal “
Tak lama kemudian , ada 1 pemberitahuan ,
(Tika Amanda mengirikam sesuatu di Dinding Anda )
“Iya sama-sama, slam kenal juga, “
Bintang pun, melihat info Tika Amanda tersebut , ternyata lebih tua dari dia,
Seorang mahasiswa Jurusan Syari'ah Ekonomi Islam .
Di lihat nya di teman obrolan ternyata Tika OL juga,
Bintang pun sok kenal memulai chat itu
Dan mendapat respon dari Tika tersebut ,
Mereka saling Tanya, nama, alamat rumah, dan ternyata Tika
itu juga bekerja sebagai operator warnet , dan waktu ia bekerja sehabis pulang
kuliah, sampai sore .
Dari dunia maya itu lah keakraban mereka di mulai, Hampir
setiap hari Bintang dan Tika sering bertemu di obrolan fb, mereka sharing2
gt,bahkan Bintang tdk segan2 kadang sering curhat sama Tika orang yg baru ia
kenal lewat dunia maya.
********
Telaatttttttttt!!!!!. Hal yang hampir setiap hari di alami
Bintang setiap berangkat sekolah, Klo tdk kesiangan paling ketinggalan bis, dua
hal yang tidak bisa di hindari oleh bintang , sesampai nya di kelas, dengan
keringat yang bercucuran, sambil duduk d kursi nya dan mengatur nafas nya,
Ewin,
sahabat nya memberinya air minum,“Telat lagi bin, ???kesiangan atau ketinggalan bis??tanya ewin
Sambil tersenyum, Bintang berkata “ yach gt dech “
Mereka pun tertawa,
Sahabat2 nya yang lain pun menghampiri ewin dan bintang yang lagi asyik ngobrol berdua,
“eh Sang Penghuni Langit Malam, udh datang “, Sahut Tia (salah satu sahabat bintang jg)
“ketinggalan bis, atau insomnia kamu kambuh lagi Bin, “tempel memei.
“Wajar lah me mei, sebagai PLM(Penghuni Langit Malam) kan harus setia menerangi langit malam,kalian gk liad apa semlam banyak BINTANG bertaburan di angkasa , “tambah Vina.
Semua pun pada tertawa, Bintang hanya tersenyum melihat lelucon para sahabat nya.
Ewin, Tia, memei, dan Vina adalah sahabat nya Bintang, dan PLM alias penghuni langit malam, itu sebutan dari teman –teman nya untuk Bintang .
Pelajaran pertama hari ini,kosong. Guru nya lagi berhalangan hadir , Bintang dan sahabat nya pun langsung menuju kantin untuk sekedar mengisi perut atau hanya beli cemilan saja.
Semua teman-teman nya pada pesan makanan di kantin sekolah, Cuma Bintang yang tidak pesan , dia Cuma beli minuman dan makanan ringan saja , soalnya bintang tidak terbiasa makan pagi ,
Melihat suasana kantin yang begitu ramai , ribut , bintang pun memutuskan untuk pergi ke perpustakaan.
“win, aku ke perpustakaan dulu yach,(sedikit berbisik)
“ya udah, ntr aku nyusul.”
“Guys, guys, aku ke perpust, (kepada sahabat yang lainnya)
Sahabat nya hanya menganggukan kepala nya , soal nya mereka lagi asyik menyantap makanan mereka .
******
Selesai dari kantin, Ewin pun langsung ke perpustakaan, kebetulan lagi jam istirahat, sementara teman yang lain nya langsung balik ke kelas,
“Bin, komik baru yach ???
Tumben baca komik??? Emang tau ??Ledek Ewin
“hahaii, ne lagi belajar baca win, coba-coba
“Win, gk nyambung ne komik, keluh bintang.
“ya gak nyambung lah, kamu terbalik baca nya ,
Dimna2 baca komik tuh dari belakang , (sambil geleng2 kepala)
Pesbukan aja , huhh dasar>>
Bintang hanya tertawa mendengar ocehan ewin ,sahabat nya itu ,
******
Dan seperti biasa setiap pulang sekolah, Bintang ke warnet dan hari ini dia dtang lebih awal,
“Siang, massss…
“eh bintang, tumben awal, Tanya mas agus
“ia mas , lagi tidak ada pelajaran tambahan,
“owhh, ya udah kamu makan siang dulu, abis itu baru jaga
“iya, mas, makasih….
Bintang pun kembali ke aktivitas sperti biasanya, berhubung tidak ada ketikan, jadi bintang hanya Sibuk Fb an, dan kembali lagi bertemu dengan Tika Amanda .
Dan sperti biasa, Mereka pun asyik ngobrol,lewat fb ,Cuma sebentar karena Tika lagi bnyak tugas .
Bintang pun coba-coba lihat pertemanan Tika tersebut, dan ternyata Tika juga sudah berteman dengan slah satu teman nya bintang, Fita nama nya, Cuma mereka beda sekolah.
Dan kebetulann sekali, si Fita Muncul di obrolan fb, mereka memulai chat,
Bintang pun tak lupa menanyakan tentang Tika kepada Fita , ternyata Tika itu temannya Fita jg , mereka juga kenalan lewat dunia maya, bahkan fita juga bilang kalo mereka juga sering sms an, sekedar sharing2 dan curhat- curhat gt, bintang pun meminta nmr hp Tika dan tanpa banyak Tanya fita pun memberikan nmr hp Tika tersebut.
Bintang sangat senang sekali, entah kenapa dari awal perkenalan itu, bintang ingin sekali kenal lebih dekat dengan seorang Tika Amanda, dan keinginan nya itu pun terwujud lewat teman nya fita. Walaupun hanya sekedar nmr hp.
*****
Malam itu, Bintang tanpa sedikit ragu coba sms Tika
walauppun hanya sekedar mengirim kata- kata.
Tak lama kemudian , balasan sms pun datang
Tika message : maaf ini siapa?
Bintang message: aku PLM (Penghuni Langit Malam)
Tika message :mksud nya????
Tak lama kemudian , balasan sms pun datang
Tika message : maaf ini siapa?
Bintang message: aku PLM (Penghuni Langit Malam)
Tika message :mksud nya????
Bintang message: aku kak, B.i.n.t.a.n.G, hehehehhehe
Tika message : owh dek Bintang , dapat nmr kakak dari
siapa???
Bintang pun menjelaskan semuanya , klo dia dapt nomor hape
k’Tika dari seorang teman nya yang juga teman nya Kak Tika .
Mulai dari malam itu , keakraban Bintang dan Tika semakin
terjalin,
Mereka sering telpon-telponan, bhkan bintang sangat tidak
sungkan mencurahkan isi hatinya dengan seorang Tika yang baru ia kenal, nth
kenapa Bintang merasa Nyaman cerita dengan kak Tika di banding sahabat2
nya,bahkan Bintang sudah menganggap Tika sebagai kakak nya. Sejak dari dulu
Bintang merindukan kasih sayang seorang kakak, dan itu ia dapatkan dari seorang
Tika Amanda , Bahkan tanpa sungkan, Bintang sering manja dengan kakak nya itu,
Semenjak mngenal Tika Amanda, hari hari bintang penuh
keceriaan, tiada lagi kesedihan di wajah nya . meski mereka terpisah jrak dan
waktu, Bintang yakin suatu saat mreka akan d pertemukan, ,
****
Ternyata, keakraban yang terjalin diantara Bintang dan Tika
tidak berjalan mulus , banyak rintangan yang menghadang , salah satunya dari
sahabat2 nya Tika, melihat keakraban Tika dan Bintang , sahbat Tika
menganganggap itu hal yang tidak biasa, bermacam2 fikiran negative pun muncul,
sahabat nya menganggap kalo Bintang itu punya kelainan seksual alias”Suka
sesama jenis “, . Dan itu membuat Tika terkejut, tidak menyangka kalo sahabt2
nya bias berfikiran sperti itu tehadapa Bintang adik nya,
Tika tidak tahan dengan semua tuduhan teman nya itu ,dan
sampai suatu ketika ia pun menyuruh bintang buat menjauhinya , lewat sms :
Tika
message:Ass, Bintang, kak Tika sayang bgt sama adek, ini kakak lakukan demi
Kebaikan adek, banyak hal tak bisa kakak jelaskan,kakak
harap adek mngenal kakak cukup sampai di sini, Bintang jaga diri baik- baik
yach, semoga Allah selalu menjaga mu saat penjagaan kakak tak sampai. “
Bintang pun tersentak kaget membaca pesan itu, nafas nya
terasa sesak, ia pun tidak terima dengan semua itu, tanpa alasan yang jelas
tiba2 saja Kak Tika mnyuruh dia pergi dari kehidupan nya. Dan itu adalah hal
yang sangat sulit buat bintang . Bintang pun tidak tinggal diam, bintang
mencoba untuk menghubungi nya sayang nya, nmr hp kak Tika sudah tidak aktif
lagi, coba tulis pesan di fb , di wall fb, pun tidak ada respon,
Hal itu membuat bintang sangat terpukul, sebenar nya apa yang
terjadi , apa yang membuat kak Tika nya pergi menjauh dari nya. Itu yang ada di
fikiran Bintang sekarang
*****
Sudah beberapa pekan ini, Bintang tidak berhubungan dengan
kakak nya Tika , itu membuat semangat nya hilang , apa yang ia kerjakan selalu
saja berantakan, dan itu membuat para sahabat nya heran dengan perubahan sikap
bintang yg berubah drastis.
Sampai suatu ketika Bintang pun jatuh sakit , dan itu
membuat shabat nya sedih ,
Semakin hari kondisi bintang semakin memburuk,
Utk semua sakit bintang ini Hanya ewin salah satu sahabt
dekat nya yang tau , sebelum nya bintang pernah cerita dengan dia. Tentang
kedekatan nya dengan seseorang lwat dunia maya , ewin pun menceritakan semua
ini kepada orang tua nya dan sahabat2 yang lain nya,
Sahabat- sahabat nya pun ikt mencari keberadaan Kak Tika nya
itu, tapi semua itu sia- sia,
Sampai suatu malam, Bintang menyuruh ewin untuk datang
kerumah nya
“win, maaf aku merepotkan mu, aku Cuma mau minta tolong ,
Aku mohon kamu mau menemui Kak Tika dan tolong berikan ini
pada nya
(sebuah amplop dan tape recorder )
“Bin, apa ini, dan bagai mna cara aku menmui nya??
Sedangkan aku tdak tau di mana keberadaan nya
“Itu hanya sebuah lagu kok win, Hanya itu yang bisa ku
persembah kan buat dia”
Kamu kenal fita win ?? temui dia,dia juga kenal siapa Tika,
“Win, sampai sekrang aku tidak tau alsan dia seprti itu sama
aku,
Sampai
sekrang pun dia tidak pernah ada kabar nya,
“Bintang , sudah lah jgn fikirkan hal itu, sekrang kamu
istirahat yach ,
Biar cepat sembuh, teman2 semua ,merindukan mu,
“mungkin Aku gk punya waktu lama win, buat melihat mentari
esok
“Husss bintangggg, apa yang kamu katakan??,
aku gk mau dengar kamu ngmong gt lagi,
“Ya udah, aku pulang dulu yach bint, maff tdk bias mnemani
mu
P.L.M. hehehhe,
‘Hati2 win, thanks sbelum nya,
****
Ewin pun berlalu meninggalkan bintang, sesampai nya d rumah
nya , ewin masih memikirkan omongan bintang ““mungkin Aku gk punya waktu lama
win, buat melihat mentari esok” itu masih terngiang- ngiang di telinga nya, dia
takut terjadi sesuatu hal sama sahabat nya itu, Ia bertekad mulai besog akan
menemui Fita meminta alamat nya Tika Amanda.
****
Hape ewin berdering, ternyata telpon dari ortu nya Bintang,
ngasi tau klo bintang sudah tiada .Ewin saat itu tag bisa berkata2, ia shock,
hanya air mata yang keluar dari pipi nya.
Sesaat di pemakaman, Ewin dan para sahbat nya, hanya bisa
melihat gundukan tanah basah yang ada di depan mereka, tak aka nada lagi Si
Penghuni Langit Malam, tak kan ada lagi bintang sahabat nya di antara mereka
kini semua hanya tinggal kenangan. Semua hrus mengikhlaskan kepergian bintang.
****
Sebulan sudah kepergian Bintang , kini saat nya Ewin dan
para sahabat nya untuk memenuhi permintaan bintang tempo hari, Ewin dan para
sahabat nya sudah bertekad bulat untuk menemui Kak Tika Amanda ,alhamdulilah
ewin sebelum nya sudah terlebih dahulu janjian sama Tika .
Sesampai nya di tempat yang telah di tentukan , Bertemulah
ewin dan teman2 Bintang yang lain, sama Tika dan para sahabat nya. Ewin pun
menceritakan semua yang terjadi terhadap Bintang , dan ewin pun menyerahkan
Titipan Bintang untuk Tika .
Tika tak kuat menahan air mata saat mndengar cerita itu, Tika
pun menceritakan semua kenapa ia menyuruh bintang untuk menjauh dari dia, itu
ia lakukan karna dia tidak mau, Bintang tersakiti saat mengenal dia, apa lagi
bintang di tuduh” suka sesama jenis “ oleh sahabat nya , tpi ternyata keputusan
nya itu membuat bintang pergi untuk selama2 nya, .



Para sahabat Tika yg sudah negative thingking sama bintang
pun merasa bersalah tidak seharus nya mereka menuduh tanpa ada alas an yang
jelas,
Semua telah terjadi , Bintang h anya akan
jadi cerita Masa lalu, Kini Tika hanya bisa mndengar rekaman sebuah lagu dari
Bintang , lagu yang di ciptakan bintang sendri hanya untuk kakak nya Tika
Amanda judul lagu nya
“Hal Terind ah Untuk ku (Mengenalmu )”
Tlah ku simpan satu keindahan
Yang tak dapat ku ungkapkan
Dan kini ku sadari Bahwa aku bahagia
Mengenalmu ,
Mengenalmu lebih dekat hingga hati tersa lekat
Mengenalmu isi hari –hari ku
Dan mengenalmu, mengenalmu
Jdi hal terindah untuk ku,
Dari satu pertemuan
Dalam satu kesmpatan
****
Kini Bintang hanya akan jadi cerita indah dalam hidup Tika,
Semua telah berlalu, dan Bintang akan abadi selamanya sebagai
Penghuni Langit Malam, yang hanya bisa di lihat di saat gelap malam,
****THE
END****
Maafkan Aku ...
“Belum tidur, Dey ?”
“Hmm … belum ngantuk, Kak”
“Jangan gara-gara dia kamu jadi …”
“Adey gak apa-apa, Kak. Tolong tinggalin adey sendiri ya.
Adey lagi pengen sendiri”
Malam yang kelam. Sekelam hatiku saat ini. Beberapa jam yang
lalu aku masih seperti biasa. Ceria. Menikmati kebahagiaanku. Tapi kini, hanya
gara-gara dia keceriaanku memudar dan berangsur-angsur hilang. Beberapa detik
yang lalu, mendengar keputusan sepihaknya mengakhiri hubungan yang selama ini
kami jaga bersama. Tanpa aku tau alasannya mengatakan semua itu.
Kini aku hanya bisa meneteskan air mata. Walaupun sebenarnya
aku tak ingin menangis, namun entah mengapa air mata ini tetap saja mengalir
membasahi pipiku. Semua kisah yang pernah kulalui bersamanya, berputar seperti
sebuah film. Menayangkan alur-alur kisahnya dengan rapi. Tak ada yang
tertinggal. Terputar dari awal.
Tak pernah sebelumnya terbayang bahwa semua akan berakhir.
Selama ini aku hanya menikmatinya. Menikmati kehidupan yang selalu membuatku
tersenyum. Merasakan kebahagian. Dan akhirnya lupa mempersiapkan bahwa kisah
ini suatu saat dapat berakhir dengan kepedihan.
Dan yang paling menyakitkan. Tanpa alasan apapun dia
mengatakannya. Bahkan memberiku waktu untuk menjawab pernyataannya pun tidak.
“Kita sampai disini saja ya, maafin aku”
Dan segera ditutup telefon itu. Tanpa memberiku kesempatan
bicara. Segera saja aku mengetik beberapa kata dan mengirimnya lewat pesan
singkat. Menunda. Jelas dia menonaktifkan telefon genggamnya.
“Dicky .. kamu kenapa sih ?”
Setelah itu, tanpa bisa ku kontrol air mataku mengalir
deras. Hingga membuatku terisak dan menjerit. Tak lama kakakku datang
menghampiriku. Menenangkanku. Seperti pada umumnya orang-orang lakukan. Dan
kuceritakan semuanya.
“Masa sih ? Kan baru tadi siang kalian abis jalan bareng.
Terus alasannya mutusin kamu apa ?”
“Adey juga gax tau, Kak. Belum sempat Adey ngomong apa-apa
telefonnya udah ditutup”
“Hmm .. Kamu yang sabar aja. Cowok masih banyak kok”

“Tapi Adey sayang banget sama dia”
“Mungkin dia punya yang lebih cantik dari kamu makanya kamu
diputusin!”
“Hhhuuuuuaaaa ….. Kakak jahat …”
>>>>>>
Seminggu ….
Telefon genggamnya gak aktif
Sebulan ….
Masih gak aktif
Dua Bulan ….
Tetap gak aktif
Berkali-kali ku mencoba menghubunginya selama dua bulan ini.
Bahkan kerumahnya pun sudah. Tapi tetap saja aku tak dapat bertemu dengannya.
Ku putuskan untuk berhenti menghubunginya. Dan berusaha melupakannya. Walaupun
keputusan itu membuat aku berubah dan menjadi pendiam.
>>>>>>
Bulan demi bulan telah terlewati. Menjelang ujian kenaikan
kelas. Aku masih saja dengan perasaanku yang dulu. Yang selalu mengingatnya,
merindukannya. Aku tak bisa melupakannya. Bahkan ketika ujian pun yang ada dalam
pikiran hanya dia. Hasilnya, nilai ujianku hancur. Sebagai hukuman aku tak
boleh menikmati liburan yang diadakan oleh pihak sekolah. Tak masalah
sebenarnya. Walaupun aku ikut liburan bersama teman-teman sekolahku,aku tetap
saja takkan bisa melupakannya. Mama mengirimku ke Bogor. Ke tempat nenekku.
Awalnya aku tetap saja murung dan terus-terusan memikirkan
dia. Aku tetap menjadi pendiam. Nenek bertanya padaku hanya kujawab dengan
anggukan atau gelengan kepala. Namun, ada salah satu sepupuku yang menarik
perhatianku. Kesehariannya yang selalu pergi bersama cowok yang berbeda-beda.
Kekasihnyakah ?? Atau cuma teman ?? Karena penasaran, aku bertanya padanya.
“Kok tiap hari pergi sama cowok terus, Kak ? Emang gak
takut ketahuan cowok kakak ?”
“Mereka cowok kakak semua kok ?”
“Semua ?? Maksudnya kakak pacaran sama semuanya gitu ?”
“Iya”
“Kakak Playgirl donk ? Emang boleh gitu, Kak ?”
“Ya, bisa dibilang begitu. Cowok aja boleh jadi Playboy.
Masa cewek gak. Mereka seenaknya mutusin cewek kalo udah bosen. Cewek juga
boleh donk”
“Tapi kan ..”
“Hidup itu butuh yang asyik-asyik, Dey. Jangan dibikin
susah. Ngapain setia kalo cowok aja gak setia sama kita”
Satu nasihat dari sepupuku, kembali mengubah hidupku.
>>>>>>
“Kamu kok gonta-ganti cowok terus sih, Dey ?”
“Suka-suka Adey donk”
Jadi Playgirl memang asyik. Seperti yang dibilang sepupuku
beberapa bulan yang lalu. Aku tak terlalu sering lagi meneteskan air mata
ketika mengingatnya. Sudah bosan rasanya menangis hanya untuk orang seperti
dia. Walaupun sebenarnya dia masih menguasai cinta dihatiku.
Playgirl
hanya statusku. Tapi hatiku tak pernah tersentuh oleh orang lain. Mereka hanya
alat untuk membantuku mengatasi kepedihan dihatiku. Kasihan sebenarnya. Tapi
aku tak ingin memberikan hatiku untuk siapapun. Aku tak ingin tersakiti lagi.
Walaupun harus mengorbankan perasaan mereka. Tak apa. Cintaku tetap untuknya.
Tak tergantikan. Tak berkurang. Utuh seperti saat masih bersamanya.
>>>>>>
7 tahun tlah berlalu. Banyak hal yang kulalui. Tak hanya
menjadi playgirl, 7 tahun ini juga kutuliskan kisah hitam dalam hidupku. Aku
menekuni pekerjaan sebagai pengedar obat-obat terlarang. Menawarkan kepada
teman-temanku agar mencicipinya. Menjadikan mereka pecandu. Menghancurkan masa
depan mereka. Begitulah. Tapi aku hanya sebagai pengedar. Tak pernah sekalipun
aku mencicipinya. Aku hanya melihat mereka bahagia ketika mengkonsumsinya, dan
tersiksa ketika kehabisan barang haram itu.
Tak hanya itu. Aku juga menghancurkan moral mereka.
Menawarkan mereka kegiatan seks bebas. Membantu mereka mendapatkan pasangan
seks. Tapi hanya itu. Tak pernah sekalipun aku berniat mencoba kegiatan itu.
Aku tak tertarik dengan kegiatan yang bodoh itu.
Aku jahat. Ya, benar sekali. Aku menuntun teman-temanku ke
jalan yang salah. Menjerumuskan mereka ke dalam kubangan dosa. Aku melampiaskan
sakit hatiku pada mereka yang tak bersalah. Tapi kejahatanku ini tersembunyi.
Tak masalah buatku. Keluargaku, teman-temanku disekolah, sampai saat ini
dikampus, tak ada yang tahu. Mereka mengenalku sebagai seorang gadis yang baik.
Yang murah senyum, ramah, ceria. Kututupi dengan baik kejahatanku di depan
mereka.
Tapi memang ada yang harus dibayar untuk menutupi
kejahatanku ini. Aku sering pulang malam. Untuk ukuran seorang gadis yang
dikenal baik, ini adalah masalah besar. Berulang kali mama memarahiku karena
kebiasaanku ini. Hingga pada suatu saat, karena suatu hal aku terpaksa pulang
pagi. Kali ini mama bukan hanya memarahiku. Beliau juga mencari tahu apa yang
aku lakukan diluar sana. Dan aku juga diancam tak boleh keluar rumah tanpa
pengawalan.
Pelan-pelan aku mengatur kejahatan itu agar tak membuatku
keluar rumah pada malam hari. Setelah sebulan, kejahatan itu terkontrol dengan
baik tanpa mengharuskanku keluar rumah. Aku dapatkan kembali perhatian mamaku.
Penelitian mama tentang kegiatanku pun dihentikan.
>>>>>>
“Ciee kakak .. pake sayang-sayang. Cowok baru ya ? Bilangin
ke mama ahh ..”
“Eh .. eh .. eh .. Adey !”
Aku langsung berlari ke dapur mencari mama
“Mama … Kakak panggil cowoknya pake sayang-sayang”
“Gak ada kok, Ma. Adey bohong” sela kakakku
“Weee .. Lihat tu ,Ma . Sms di handphone kakak”
“Ah .. kakakmu kan udah dewasa. Wajar aja. Lagian kamu,
kayak gak pernah panggil pake sayang-sayang aja”
“Ih mama. Mana pernah Adey panggil cowok pake sayang-sayang”
“Itu
dulu. Si Dicky itu. Cinta monyet kamu. Mama liat di handphone kamu kok”
“Ah, mana ada ma. Adey panggilnya pake nama aja kok. Lagian
ngapain juga mama liat-liat handphone Adey ?”
“Ya nyari nomor handphone si Dicky itu. Kalo kamu gak
pake sayang-sayang, mana mungkin mama bisa dapat”
“Nomor handphone Dicky ? Buat apa ?”
“Buat ngancem dia biar gak deketin kamu lagi. Mama bilang
supaya dia putus sama kamu”
DEGGG …
“Mama … Maksud mama …”
“Iya. Mama yang nyuruh dia putusin kamu”
“Uugh .. Mama jahatt … !!”
Aku segera berlari ke kamar. Sambil mengusap air mata yang
mulai mengalir. Aku menangis, menjerit. Sama seperti saat aku baru saja
kehilangannya. Aku terkejut dengan apa yang mama bilang. Tapi lebih dari itu,
aku merasakan kepedihan yang luar biasa. Kali ini lebih pedih. Dalam
waktu beberapa detik aku langsung memahami semuanya. Semua perkataan mama.
Selama 7 tahun ini, yang ku anggap sebagai pengkhianatan ternyata salah. Aku
salah paham. Mengira dia yang telah dengan teganya menyakiti hatiku. Tanpa ku
tahu bahwa dial ah yang tersakiti. Tertekan oleh keadaan.
Aku menyesal. Menyesal telah menggunakan banyak cara untuk
melampiaskan rasa sakit hatiku. Melakukan banyak hal yang sebenarnya sudah
terlalu menyimpang. Menghancurkan jiwa orang lain. Merusak mental mereka.
Padahal aku disini justru puas dengan keadaan mereka. Aku menyesal. Sangat
menyesal.
“Aku harus melakukan sesuatu”
Tanpa pikir panjang. Kuambil jaket dan tas ku. Bergegas
meninggalkan rumah. Aku yang menjerumuskan mereka. Aku yang merusak mereka. Aku
juga yang harus memperbaiki merka. Aku akan memperbaiki semuanya. Mulai dari …
“Permisi ..” kuketok pintu rumah seseorang yang telah lama
tak ku temui
Tak lama pintu pun terbuka. Dia yang membukanya.
“Adey ..” panggilnya sedikit terkejut
“Aku .. Aku mau minta maaf. Maafin aku, Dic. Maafin aku.
Mamaku yang ..”
Air mataku menetes kembali. Dia mengusapnya. Dia
Menenangkanku.
“Jangan nangis, Dey. Bukan salah kamu. Aku yang salah
tiba-tiba ..”
“Gak. Aku yang salah. Aku yang gak tau apa-apa. Maafin aku,
Dic. Maafin aku.”
“Kalo kamu nangis, aku gak mau maafin kamu. Senyum dong.”
paksanya
“Makasih ..” aku pun tersenyum menatapnya penuh kerinduan.
Namun segera memudar teringat masih ada satu hal besar yang masih harus
kulakukan.
“Dicky, boleh aku minta tolong ? Aku …”
Kuceritakan semua padanya. Dari awal. Tanpa ada sedikitpun
ku sembunyikan. Dia mengangguk-angguk. Mengerti maksudku.
“Aku akan bantu kamu ..” ucapnya mantap
Segera setelah itu aku memulai perbaikan. Semuanya. Meminta
maaf pada orang-orang yang telah kupermainkan hatinya. Menolong mereka yang ku
jerumuskan dalam kubangan obat-obat terlarang. Merehabilitasi mereka.
Menghentikan kegiatan seks bebas yang telah merusak jiwa, mental, dan akhlak
mereka. Merubah semuanya. Memperbaiki kesalahan-kesalahanku. Butuh waktu
memang. Tapi akan kuperbaiki semuanya menjadi lebih baik.
“Maafkan
aku teman”
“Kami memaafkanmu,Dey.”
>>>>>>
“Adey ! Maafin mama ya”
“Maaf buat apa, ma ?”
“Soal ..”
“Dicky ??”
“Gak apa-apa kok, Ma”
Ting Tong.
“Ah !! udah datang”
Cerpen tentang Cinta : Maafkan Aku
Bel rumahku berbunyi. Bergegas kupergi membukakan pintu.
Mama mengikutiku heran. Penasaran dengan tamu yang membuatku riang tak seperrti
biasanya. Dan kubuka pintu rumahku Untuk seseorang yang ..
“Hai, Dey !! Umm … Siang tante ..”
Senyum lebar mengembang di pipi kami







0 komentar:
Posting Komentar